About
Gagasan pendirian DEKA PENTRA di ilhami oleh keadaan yang memandang perlunya usaha jasa konstruksi teknik. Untuk mewujudkan gagasan tersebut, maka didirikanlah suatu badan usaha permanen yang berbentuk Persereon Terbatas di atas.
Harapan untuk menjadi besar tidaklah ditentukan pada “bayangan yang indah” tetapi semata-mata bertumpu pada kenyataan yang ada.
Maka sejak dari tahun berdirinya sampai saat ini titik berat dari jalannya usaha di utamakan pada pembinaan kedalam. Demikian DEKAPENTRA pada awal berdirinya.
Setelah sekian lama berjalan, dengan segala upaya yang ada yang tercermin dalam bentuk semakin meningkatnya kepercayaan instansi pemerintah maupun swasta yang memanfaatkan jasa konsultasi “DEKA PENTRA”.
Kepercayaan yang diperoleh, adalah bukan saat yang tepat untuk berpuas diri, apalagi menyatakan kemantapan, oleh karena itu kami jauhi sifat konservatif yang sekaligus berarti kami terus mengembangkan diri dan membangkitkan kreasi segar.
Tidak dapat dipungkiri, bahwa suatu disiplin ilmu selalu membutuhkan disiplin ilmu lain yang menyelesaikan masalahnya. Dengan adanya hubungan yang baik kedalam maupun keluar, kami yakin semuanya dapat dirangkum dan dengan kebersamaan akan dapat mencapai tujuan.
Dengan meningkatnya kepercayaan yang diberikan dan tumbuhnya partisipasi rekan-rekan dari berbagai disiplin ilmu, serta cetusan rekan-rekan seprofesi yang mengimbau untuk berjalan seiring, telah menumbuhkan semangat kami untuk terus mengembangkan ruang lingkup pelayanan jasa konsultasi DEKA PENTRA. Kami menyadari sepenuhnya akan kemampuan yang ada, menuju kepada kesempurnaan kami tak henti-hentinya berbenah diri dalam skala prioritas dan skala kuantitas demi terwujudnya cita-cita bersama.
Adalah wajar apabila ada harapan yang tumbuh dalam diri kami, dengan dasar tujuan pengembangan, kematangan dan pemantapan keahlian, kesempatan berpartisipasi adalah sarana yang kami perlukan.
Dengan derap yang mantap DEKA PENTRA melangkah ke arah terwujudnya falsafah perusahaan “Mengabdi keahlian untuk meningkatkan kemajuan dan kehidupan bangsa”.


